Melihat beberapa grup legendaris yang bubar seperti Wonder Girls, 2NE1, Sistar, dan kemarin keluarnya Tiffany, Sooyoung, dan Seohyun dari SNSD, kita jadi penasaran apa sebenarnya yang menyebabkan mereka bubar atau keluar dari agensinya. Beberapa pakar musik di industri hiburan Korea mencoba melihat hal itu dan memberikan 5 alasannya.

Perbedaan selera musik

Musik bukan cuma soal popularitas. Musik juga adalah soal taste atau selera. Perbedaan selera ini yang bisa membuat seseorang hengkang dari grupnya. Karena punya selisih selera dalam musik, tak jarang seorang member dengan tegas untuk memilih keluar dari grupnya.

Gagal terkenal

Beberapa hal yang menyebabkan sebuah grup sampai bubar adalah kegagalan mereka dalam meraih kesuksesan. Misalnya ada grupnya yang telah bertahun-tahun berusaha, namun masih belum menemukan kesuksesan. Mereka biasanya akan memutuskan untuk bubar atau mencari karier masing-masing.

Pindah haluan ke jalur acting

Alasan seorang member keluar dari grup musiknya bisa saja karena ia ingin mencoba fokus di jalur acting. Kenapa acting bisa sampai bikin seorang member keluar dari grupnya? Karena dengan berakting, ia bisa mendapat perhatian orang secara full. Orang-orang akan hanya memperhatikan dia saja. Berbeda dengan grup musik di mana perhatian orang juga terbagi pada member lain.

Hal ini terjadi pada Tiffany, Sooyoung, dan juga Seohyun yang keluar dari SM Entertainment karena ingin melanjutkan karier di bidang acting.

Masalah keuangan

Masalah keungan kerap menjadi salah satu faktor seorang member keluar dari agensinya. Bisa jadi karena agensi tidak lagi memperhatikan dia sebagai member, atau bayarannya yang terlalu rendah. Namun biasanya, meski alasan utamanya karena masalah keuangan, seorang member tidak akan berkata bahwa ia keluar karena masalah uang. Biasanya dia hanya akan berkata bahwa ia hendak memulai karier baru.

Naiknya standar seorang idol

Ketika punya popularitas, tak jarang ada idol yang merasa dirinya adalah bintang yang paling bersinar. Karenanya, dia jadi ingin diperlakukan layaknya pangeran oleh agensinya. Tak jarang, karena merasa service agensinya tidak memuaskan, seorang member juga keluar dari agensinya.

Baca juga: 4 Idol yang Sukses Setelah Keluar dari Grupnya

Loading...