OUR NETWORK
Sabtu, September 21, 2019
OUR NETWORK

Dispatch Laporkan Bahwa B.I iKON Diduga Pernah Membeli Narkoba di Masa Lalu

Pada tanggal 12 Juni, Dispatch merilis laporan bahwa B.I iKON dituduh mencoba membeli narkoba. Laporan tersebut menyatakan bahwa B.I berusaha membeli ganja dan LSD (lysergic acid diethylamide) pada tahun 2016 dan bahwa polisi tidak menyelidiki dia meskipun mengetahui hal itu.

Seorang individu bernama “A” ditangkap di rumahnya dengan tuduhan berurusan dengan narkoba, dan ketika sedang menyelidiki telepon milik “A,” polisi menemukan percakapan KakaoTalk antara “A” dan B.I yang menyarankan B.I untuk membeli obat-obatan terlarangnya. Dalam percakapan itu, B.I diduga mengatakan kepada “A” bahwa ia merokok ganja dan meminta “A” untuk membeli LSD untuknya sebagai proxy. “A” bersaksi bahwa mereka mengirim LSD ke B.I di depan asrama iKON di Distrik Mapo, Seoul pada 3 Mei 2016. Polisi tidak memanggil B.I untuk diselidiki atau menghubungi dia.

Mengenai hal ini, polisi menjelaskan bahwa “A” kemudian menyatakan dalam penyelidikan ketiganya, “Memang benar B.I iKON meminta obat itu, tapi saya tidak benar-benar mendapatkannya untuk dia.”

Dispatch melaporkan juga bahwa YG Entertainment telah membayar biaya pengacara untuk “A” dan meminta mereka untuk mengubah kesaksian mereka.

YG Entertainment mengatakan kepada Dispatch melalui telepon, “YG secara ketat mengelola penggunaan narkoba dari artis kami. B.I tidak memiliki hubungan dengan kasus narkoba pada 2016. YG membeli alat tes narkoba dasar setiap dua bulan dari Amerika Serikat dan melakukan tes narkoba. iKON juga menjalani pemeriksaan urine sebelum promosi mereka. Termasuk B.I, tidak ada anggota yang dites positif.”

Mereka menambahkan, “‘A’ menyebutkan nama B.I dalam penyelidikan polisi untuk mengurangi bobot kejahatannya. Kami melihat kesaksian, dan kami bertemu ‘A’ di perusahaan untuk memintanya mengoreksi [kesaksiannya]. Itulah sebabnya ‘A’ mengubah kata-katanya dalam penyelidikan ketiga mereka.”

Simak terus untuk terjemahan lengkap dari laporan Dispatch!

Sumber: (1)

Comments

Loading...