OUR NETWORK
Senin, Desember 9, 2019
OUR NETWORK

K-Movie: Poetry dan Perjuangan Seorang Nenek Lawan Alzheimer dengan Puisi

foto via hancinema.net

Bertambahnya usia membuat seseorang harus siap menjalani konsekuensi yang ada. Menjadi tua, tentu salah satu hal yang harus siap diterima adalah jadi pikun. Struggle ini yang bikin orangtua bertahan di hari tuanya. Lalu, bagaimana nasib orang yang mengidap Alzheimer seperti yang diceritakan di film Poetry?

Film Poetry berdurasi 2 jam 19 menit ini tidak menceritakan keseharian seorang nenek biasa. Banyak penonton yang dibuat hatinya sedih dan terenyuh saat melihat film yang tayang pada 2010 lalu ini. Apakah kamu termasuk salah satunya, guys?

Yun Jun Hee sebagai Nenek Mija

foto via hancinema.net

David Lee sebagai Jong Wook

foto via hancinema.net

Film Poetry ini menceritakan tentang seorang nenek yang tetap enerjik walau usianya sudah nggak muda. Dia adalah Nenek Mija. Akhir-akhir ini, dia sering lupa dengan kata yang sederhana. Maka dari itu, Nenek Mija mendatangi rumah sakit dan berkonsultasi tentang kesehatan yang menyangkut ingatannya ini. Kata dokter, dia disarankan untuk untuk sering menulis puisi karena mengidap penyakit Alzheimer.

foto via hancinema.net

Menuruti anjuran dokter, Nenek Mija pun langsung mendaftar untuk mengikuti kelas puisi. Dijadwalkan seminggu dua kali, nenek ini selalu menyempatkan untuk hadir di kelas. Dia belajar untuk menulis puisi dan mencari inspirasi di tengah aktivitasnya.

foto via hancinema.net

Setiap harinya, Nenek Mija bekerja untuk merawat Pak Kang yang sakit-sakitan. Dia harus membersihkan rumah dan memastikan Pak Kang sudah mandi dan makan. Nenek Mija harus bekerja keras karena dia membiayai cucunya yang bernama Jong Wook.

foto via hancinema.net

Jong Wook ini masih duduk di bangku SMP. Di usia ini, Jong Woo juga sedang jadi remaja yang sedang bandel-bandelnya. Di suatu siang yang cerah, tiba-tiba Nenek Mija mendapat kabar bahwa Jong Wook termasuk dari salah satu dari 6 siswa yang melakukan pelecehan seksual oleh seorang siswi. Bukan tragedi biasa, kejadian nahas ini mengakibatkan sang siswi bunuh diri.

foto via hancinema.net

Di tengah perjuangannya melawan Alzheimer yang makin lama sudah menggerotogoti ingatan Nenek Mija, ia harus menguatkan dirinya untuk mendidik cucunya yang nakal. Belum lagi tugas akhir dari kelas yang diikutinya untuk membuat puisi yang penuh arti. Bisakah Nenek Mija melewati rintangan ini semua?

Comments

Loading...