OUR NETWORK
Rabu, Juli 17, 2019
OUR NETWORK

Mencekamnya Perang 8 Malam di Film Korea The Great Battle

foto via hancinema.net

Di masa kerajaan zaman dulu, para tentaranya harus siap diterjunkan untuk perang. Tujuannya adalah untuk menguasai kerajaan lainnya untuk memperluas wilayah pemerintahannya. Hal ini juga terjadi dengan Korea saat berperang dengan negara lain saat itu. Proses ini diceritakan di film fiksi The Great Battle.

Film The Great Battle garapan sutradara Kim Kwang Sik ini tayang di bioskop pada September 2019. Selama kurang lebih 135 menit, sebagai penonton kamu dibuat ngeri saat melihat adegan peperangan yang penuh darah ini.

Jo In Sung sebagai Yang Man Chun

foto via hancinema.net

Nam Joo Hyuk sebagai Sa Mool

foto via hancinema.net

Park Sung Woong sebagai Li Shimin

foto via hancinema.net

Mengambil latar di tahun 645, saat itu Korea masih dikuasai oleh dinasti Goguryeo. Kerajaan ini beberapa kali diserang oleh Kerajaan Tang dan selalu menuai kekalahan. Kerajaan Tang yang berasal dari Tiongkok ini mengutus ratusan tentaranya untuk mengelilingi dan menyerang Goguryeo.

foto via hancinema.net

Tidak ingin kalah lagi, sang panglima perang meminta Sa Mool untuk maju di barisan depan. Sempat menang, ternyata pasukan dari Korea tetap mengalami kekalahan. Sa Mool diperintahkan untuk membunuh Yang Man Chun.

foto via hancinema.net

Yang Man Chun ini adalah panglima perang dari musuh yang dicap sebagai pengkhianat negara. Saat akan menghabisi nyawa Man Chun, Sa Mool mendapati bahwa orang ini memiliki hati yang baik hati. Akhirnya, usaha membunuh ini dia urungkan.

foto via hancinema.net

Di waktu yang sama, pasukan dari Kerajaan Tang yang dipimpin oleh Lo Shimin sudah semakin dekat dengan istana Pyongyang yang menjadi ibukota dari Goguryeo. Sa Mool pasukannya memutar otak untuk menambah tenaga untuk dijadikan tentara.

foto via hancinema.net

Yang Man Chun yang sempat dibuat dilema, dibuat bingung. Apakah dia akan tetap bertempur untuk melindungi Kerajaan Tang atau tanah airnya. Dengan banyaknya serangan api dan panah dari dua arah, ada banyak nyawa yang jadi korban. Kedua kubu sempat mengalami yang namanya kekurangan pasukan. Dengan strategi masing-masing, kedua kerajaan ini mencoba menyerang satu sama lain dengan orang yang ada selama 8 hari berturut-turut.

foto via hancinema.net

Coba tebak, dari peperangan ini siapa yang akan menjadi pihak yang menang? Apakah Goguryeo atau Kerajaan Tang yang datang jauh-jauh dari negeri tetangga?

Comments