OUR NETWORK
Rabu, September 30, 2020
OUR NETWORK

11 Pelajaran Hidup dari Serial It’s Okay to Not Be Okay

foto via Netflix

Memasuki dua episode terakhir, serial It’s Okay to Not Be Okay semakin menguras emosi penonton dengan segala misteri dan kisah cinta antara Ko Mun-yeong (Seo Yea-ji) dan Moon Gang-tae (Kim Soo-hyun). Selain itu, serial ini juga memperlihatkan bagaimana para karakter berjuang menghadapi permasalahan hidup masing-masing, termasuk isu kesehatan mental. Mengandung banyak pesan moral yang positif, berikut ini adalah sebelas pelajaran hidup yang dapat kita ambil dari serial It’s Okay to Not Be Okay.

It’s Okay to Not Be Okay

foto via Netflix

Setiap orang pasti pernah berada di titik terendah dalam hidupnya, namun seperti judul dari serial ini, kondisi tersebut merupakan hal yang dapat dimaklumi. Mengakui bahwa kita membutuhkan bantuan merupakan langkah pertama untuk pemulihan diri.

Berhitung sampai angka tiga sebelum mengambil keputusan

foto via Netflix

Mun-yeong memiliki kesulitan dalam mengendalikan emosinya dan tindakannya yang impulsif. Gang-tae pun mengajarkan Mun-yeong mengenai metode pelukan kupu-kupu serta berhitung sampai angka tiga untuk menenangkan diri dan menghindari keputusan yang terburu-buru.

Pentingnya memiliki keseimbangan hidup

foto via Netflix

Mun-yeong tidak bisa menahan diri dalam mengatakan atau melakukan sesuatu, sementara Gang-tae tidak bisa mengekspresikan perasaannya. Sebagai pasangan dengan kepribadian yang bertolak belakang, mereka akhirnya belajar untuk menyeimbangkan emosi dan perasaan masing-masing melalui satu sama lain. Melalui serial ini, kita akan belajar bahwa keseimbangan merupakan sesuatu yang sangat penting untuk dimiliki dalam hidup.

Coba untuk lebih pengertian

foto via Netflix

Sangat mudah untuk bisa menilai orang dari kesan pertama, walaupun sesungguhnya ada banyak hal yang tidak kita ketahui tentang mereka. Serial It’s Okay to Not Be Okay menyadarkan kita bahwa setiap orang memiliki perjuangan hidup masing-masing yang mungkin mempengaruhi perilaku mereka yang kita pikir tidak masuk akal.

Rasa trauma harus dihadapi dan bukan dihindari

foto via Netflix

Kisah Mun-yeong, Gang-tae, dan Sang-tae membuktikan bahwa trauma memang bukan sesuatu yang mudah untuk disembuhkan. Namun, cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan menghadapi rasa trauma itu sendiri. Meski awalnya akan terasa sangat menakutkan, kita akan merasa jauh lebih baik setelah menghadapinya.

Cari dan fokus pada kenangan – kenangan yang indah saja

foto via Netflix

Comments

Loading...