OUR NETWORK
Rabu, Desember 11, 2019
OUR NETWORK

CEO Brand New Music, Rhymer Tanggapi Tuduhan Manipulasi Chart Pada Artisnya

CEO Brand New Music, Rhymer memberikan tanggapan atas tuduhan manipulasi chart terhadap Kim Na Young dan Yang Da Il. Kedua artis ini merilis lagu duet “Goodbye List” dan tak lama kemudian duduk di peringkat atas di tangga lagu.

Manipulasi chart saat ini sedang menjadi kontroversi besar di Korea Selatan. Terutama dengan sederet artis seperti Park Kyung, sampai Ravi angkat bicara mengenai ini. Duet Kim Na Young dan Yang Da Il, “Goodbye List” pun dituding salah satu yang melakukan manipulasi untuk masuk ke dalam chart.

Tuduhan ini sendiri bukan tak berdasar. Pada 1 Desember kemarin, lagu duet “Goodbye List” dari Kim Na Young dan Yang Da Il dirilis. Saat pertama kali meluncur, lagu tersebut berada di peringkat 16. Selama beberapa jam, lagu ini pun mengalami peningkatan hingga saat ini berada di peringkat 1 di Melon Real Time Chart.

“Goodbye List” melewati lagu milik IU, “Blueming” dan theme song “Into the Unknown” dari film animasi Disney “Frozen 2.”

Hal ini pun dinilai sulit dipercaya oleh netizens. Pasalnya IU dikenal powerhouse di chart dan nyaris belum ada yang bisa mengalahkan posisinya di puncak untuk lagu baru. Sedangkan “Frozen 2” menjadi film terkenal saat ini di Korea Selatan, dengan catatan lebih dari 8 juta penonton dalam 11 hari.

Rhymer, CEO Brand New Music pun memberikan tanggapan atas kecurigaan dan tuduhan manipulasi chart untuk artisnya. Melalui Instagram, ia menulis, “Brand New Music tidak akan pernah mengambil bagian dalam tindakan yang tidak terhormat. Kami tidak akan lagi berdiri sebagai Yang Da Il, yang telah menciptakan jalan bagi dirinya secara perlahan dan mantap, dan kerja keras staf Brand New Music telah rusak, dan kami siap untuk mengambil tindakan hukum yang kuat.”

Mulai 1 p.m. KST pada 2 Desember, “Goodbye List” saat ini berada di puncak grafik streaming real-time Melon.

Comments

Loading...