Jumat, Desember 9, 2022

Latest Posts

‘Dispatch’ Merinci Comeback 4 Member BIGBANG 2 Tahun Setelah T.O.P Memberi Tahu Fans Dirinya Tidak Ingin Berpromosi di Korea

Pada tanggal 7 Februari, seorang perwakilan dari YG Entertainment mengkonfirmasi dengan berbagai media bahwa BIGBANG akan comeback dengan single baru musim semi ini dan T.O.P dinyatakan keluar agensi.

Setelah berita tersebut keluar, ‘Dispatch’ merinci potensi reaksi yang mungkin akan dihadapi oleh BIGBANG dari publik mengenai berita tersebut.

Pertama, ‘Dispatch’ mencatat komentar T.O.P yang dibuatnya selama siaran langsung Instagram pada tahun 2020. “Aku nggak akan membuat comeback di Korea. Aku nggak ingin kembali,” katanya dalam menanggapi kritik keras yang dihadapinya saat itu atas tuduhan penggunaan ganja ilegal.

‘Dispatch’ melaporkan, “Pemimpin asli K-Pop, BigBang, berencana ‘secara perlahan’ membuat comeback meskipun fakta bahwa 4 dari 5 membernya telah menimbulkan kontroversi ‘ilegal’. YG Entertainment telah secara resmi mengkonfirmasi comeback grup tersebut. berita. Namun, tanggapan publik dingin. Hal ini dapat dimengerti, karena setiap catatan individu para member(?) berada pada skala yang sama dengan ledakan besar.”

Outlet media kemudian menjelaskan kontroversi masa lalu masing-masing member BigBang:

G-Dragon

Sebelumnya pada tahun 2011, G-Dragon diselidiki karena penggunaan ganja ilegal. Sementara polisi mengkonfirmasi bahwa ada jejak ganja dalam tes zat G-Dragon, dengan mempertimbangkan kesaksian sang idol serta fakta bahwa ia tidak memiliki catatan kriminal masa lalu, kasus G-Dragon diselesaikan tanpa penuntutan.

Ketika diwawancarai mengenai kejadian tersebut beberapa waktu kemudian, G-Dragon menyatakan, “Itu adalah rokok yang diberikan orang asing kepadaku. Aku nggak tahu bahwa itu berisi obat-obatan terlarang.”

T.O.P

T.O.P diselidiki karena penggunaan ganja ilegal pada tahun 2017. Saat itu, T.O.P sedang menjalankan wajib militernya sebagai petugas polisi wajib militer setelah lulus ujian masuk yang diwajibkan. Namun karena penggunaan ganjanya, T.O.P dikeluarkan dari wajib militer, dan dia menyelesaikan sisa tugas wajibnya sebagai pekerja layanan publik. Polisi kemudian menemukan member BigBang tersebut bersalah atas penggunaan ganja ilegal, dan dia dijatuhi hukuman denda.

Daesung

Terakhir, Daesung menghadapi penyelidikan setelah polisi menerima laporan bahwa bisnis hiburan dewasa ilegal beroperasi di sebuah gedung milik Daesung. Pada saat itu, Daesung berargumen bahwa dia tidak memiliki pengetahuan tentang bisnis semacam itu yang beroperasi di gedungnya. Namun, pemilik bisnis membantah, “Tidak mungkin dia tidak tahu.” Pada akhirnya, Daesung tidak menghadapi tuntutan atas insiden tersebut, dan meminta maaf kepada fans karena telah terlibat dalam urusan terkait dengan menyatakan, “Aku akan membalas kalian dengan musik yang bagus.”

Sebagai penutup, ‘Dispatch’ bertanya, “Selain fans yang tersisa yang berhasil tetap setia, siapa yang ingin dibayar kembali? Ketika kontroversi mereka muncul, baik G-Dragon, TOP, maupun Daesung tidak meminta maaf. Malahan, mereka menyalahkan orang lain atau menjauh dari pandangan publik di kamar rumah sakit swasta. Big Bang adalah grup idol, tapi tindakan masa lalu mereka mencerminkan tindakan politisi. Pada titik ini, kami prihatin dengan apa yang dipikirkan YG Entertainment. Mereka pasti memiliki semacam rencana…

Sementara itu, kembalinya BigBang dengan single musim semi mereka akan menandai perilisan musik pertama grup tersebut dalam waktu kurang lebih 4 tahun, sejak perilisan “Flower Road” pada Maret 2018.

Sumber: (1)

Latest Posts

Don't Miss