OUR NETWORK
Jumat, Desember 13, 2019
OUR NETWORK

HyunA Ceritakan Tentang Cinta Sepihak Pada DAWN Sebelum Keduanya Mulai Pacaran

Untuk pertama kalinya sejak diketahui berkencan di depan publik, HyunA dan DAWN (Hyojong) tampil di acara variety show bersama-sama. Keduanya pun menjawab beberapa pertanyaan terutama tentang hubungan mereka. Salah satunya, mengenai siapa yang naksir duluan.

Program acara hiburan JTBC “Ask Us Anything!” yang tayang pada 9 November menghadirkan HyunA dan DAWN sebagai bintang tamu. Kehadiran keduanya dimulai dengan HyunA yang masuk dan berkata dengan malu-malu, “Aku membawa pacarku hari ini.”

Begitu HyunA dan DAWN diperkenalkan, Min Kyung Hoon bertanya, “Berapa lama kalian berdua berkencan?”

Pasangan soloist yang baru saja merilis single baru di waktu bersamaan ini mengaku sudah berpacaran selama 4 tahun. Saat keduanya diketahui publik berkencan pada 2018 lalu, pasangan ini sebelumnya sudah berkencan selama 2 tahun sejak 2016. Min Kyung Hoon segera menindaklanjuti dengan bertanya, “Siapa yang mendekati yang lain dulu?”

HyunA berkata, “Aku… jenis ini menyakiti harga diriku, tapi… aku menunggu satu setengah tahun.” Hyuna pun lantas mengonfirmasi pada Kim Heechul pada selama itulah ia memiliki cinta sepihak pada DAWN. “Itu bukan hubungan ‘some‘. Tidak ada apa pun di sana. Saya hanya jatuh cinta sendiri. ”

Dia menambahkan, “Dia akan selalu bertindak dengan cara yang berbeda dari yang saya harapkan. Misalnya, sudah berbulan-bulan tetapi dia tidak menanyakan nomor telepon saya, meskipun kami bersama setiap hari. Ketika kami menghabiskan waktu bersama, dia akan selalu menjaga jarak di antara kami. Itu mulai mengganggu saya. ”

Kang Ho Dong bertanya, “Bukankah jelas bahwa kamu menyukainya?” Dan HyunA menjawab, “Aku membuatnya jelas tapi dia bilang dia tidak pernah memperhatikan.”

Para pemeran “Ask Us Anything!” pun melanjutkan dengan bagaimana akhirnya HyunA menyatakan cinta.

Dia berkata, “Saya membeli sebotol soju dan membawanya pulang. Saya mengambil foto itu untuk memberi tahu dia bahwa saya sudah minum. Dia menjawab, ‘Tunggu sebentar’ dan ternyata dia keluar dan membeli botol juga. Sehingga kami bisa minum bersama walaupun kami terpisah. Dia juga menyuruh saya minum perlahan karena dia tahu saya tidak pandai minum. Itu membuat jantung saya berdetak lebih cepat.”

Dia melanjutkan, “Saya berkata kepadanya,‘ Saya memiliki sesuatu yang ingin saya sampaikan kepada Anda. Saya sudah lama menyukai Anda dan saya mencoba memberi tahu Anda, karena kami tidak berada dalam situasi di mana saya bisa mengakuinya terlebih dahulu. Tetapi Anda benar-benar buruk dalam memperhatikan hal-hal. Saya memiliki keberanian untuk mengaku kepada Anda, jadi tolong tunggu saya.”

“Tapi dia benar-benar langsung tentang itu,” simpulnya. “Dia berkata, “Mengapa? Tidak bisakah kita berkencan sekarang?” Saya sangat senang bahwa saya tidak bisa tinggal diam, tetapi saya juga sedikit sedih. Saya sudah menunggu begitu lama tetapi itu terjadi begitu mudah, jadi rasanya seperti mimpi daripada kenyataan.”

Comments

Loading...