OUR NETWORK
Selasa, Agustus 11, 2020
OUR NETWORK

Kakak Mendiang Goo Hara Ungkapkan Sisa Warisan Sang Adik, Pengajuan Petisi untuk ‘Goo Hara Law’, dan Lainnya dalam Wawancara Pers

Pada tanggal 26 Maret, kakak laki-laki mendiang idol/aktris Goo Hara mengadakan wawancara dengan pers tentang tuntutan hukumnya yang berkelanjutan terhadap ibu kandungnya, dan banyak lagi.

Sebelumnya pada 3 Maret, sang kakak yang selanjutnya akan disebut ‘Goo’ mengajukan gugatan resmi terhadap ibu kandungnya dan Hara. Ibu kandung mereka, yang meninggalkan keluarga ketika Hara berusia 9 tahun, dilaporkan muncul 20 tahun kemudian di pemakaman Hara untuk mengklaim warisannya.

Kemudian, pada 18 Maret, ‘Goo’ juga mengajukan permintaan resmi untuk membuat undang-undang baru, ‘Goo Hara Law’. Undang-undang ini meminta sistem hukum untuk mempertimbangkan kembali secara otomatis melimpahkan warisan orang yang telah meninggal kepada anggota keluarga terdekat mereka dalam kasus bahwa keluarga tersebut ‘gagal bertindak sebagaimana layaknya keluarga terhadap pihak yang telah meninggal’, dll.

Menurut ‘Goo’, mereka berdua bertemu kembali dengan ibu kandung mereka pada tahun 2017, ketika Hara menderita depresi dan disarankan untuk mencari ibu kandungnya. Namun, dua bersuadara itu dan ibu kandung mereka gagal meningkatkan hubungan mereka sebagai keluarga semestinya sebelum kematian Hara tahun lalu.

Dalam wawancaranya, kakak laki-laki Hara, ‘Goo’ memulai, “Aku meminta undang-undang ‘Goo Hara Law’ agar orang lain tidak akan menghadapi situasi yang sama dan mengalami frustrasi yang kita derita saat ini.”

Dia melanjutkan, “Ketika aku pertama kali diberitahu bahwa dia telah meninggal dunia, aku tidak bisa mempercayainya. Sebelumnya telah dilaporkan bahwa Hara pernah mencoba bunuh diri, tapi sebenarnya itu telah terjadi beberapa kali. Ada sekitar 5 kali di mana aku harus datang ke Seoul tiba-tiba setelah diberitahu bahwa dia minum obat berbahaya. Aku selalu melakukan yang terbaik untuk tidak membiarkan informasi tersebut menjadi rumor.”

Istri ‘Goo’ juga mengenang mendiang Hara dengan mengatakan, “Aku ingin tahu apa yang sedang dia alami. Kami berpikir bahwa tumbuh tanpa seorang ibu memengaruhinya secara negatif. Dia selalu ingin dicintai. Meskipun dia punya banyak teman dan juga berpacaran, dia tidak dapat menemukan kepuasan. Menurutku ada lubang di hatinya yang terlalu besar untuk ditutupi.”

Terakhir, ‘Goo’ menanggapi pertanyaan tentang warisan Hara yang tersisa. “Tidak ada warisan sebanyak yang diyakini semua orang. Mereka mengatakan ‘warisan 10 miliar KRW Goo Hara’ tapi tidak seperti itu. Dia benar-benar melakukan beberapa kali hiatus selama berkarir. Ada juga biaya signifikan yang datang dengan ‘menjadi seorang selebriti’. Ada ‘tagihan gas kota’ di rumah tempat dia tinggal yaitu 2 juta KRW (~ 1.600 USD) per bulan,” komentarnya.

‘Goo’ dan keluarganya berencana mendirikan organisasi nirlaba atas nama Hara jika dia berhasil melindungi warisan mendiang sang adik. “Belum ada rencana khusus untuk ke sana jadi aku berhati-hati tapi … ada sebuah organisasi untuk membantu keluarga orang tua tunggal … dan semacamnya. Aku ingin nama ‘Goo Hara’ diingat dengan makna yang baik untuk waktu yang lama waktu,” jelas ‘Goo’.

Sumber: (1)

Comments

Loading...