OUR NETWORK
Sabtu, Desember 14, 2019
OUR NETWORK

Mantan Kontestan “Produce 101 Season 2” Jung Dong Soo Akui Sebagai Korban Manipulasi Voting

Salah seorang mantan kontestan “Produce 101 Season 2”, Jung Dong Soo angkat bicara mengenai manipulasi voting. Penyanyi yang juga dikenal dengan nama ARKAY tersebut meluapkan kemarahan dan menyebut dirinya juga korban.

Pada 15 November, melalui akun Instagram pribadi miliknya Jung Dong Soo meluapkan kemarahan atas pemberitaan manipulasi voting “Produce 101 Season 2”. Ia menyebut dirinya sebagai korban dan meminta pelaku diadili.

Jung Dong Soo memposting di Instagram dengan caption, “Setelah menggali lebih jauh, ternyata saya juga seorang korban.” Dia menambahkan dalam tagar, “Saya tidak ingin tinggal diam” dan “Silakan menghukum orang jahat .”

Penyanyi ini pun lantas berkata dalam wawancara dengan SBS FunE, “Saya sudah mendengar banyak hal dan saya curiga, tetapi saya kesal melihat laporan aktual yang mengatakan bahwa peringkat telah dimanipulasi.”

“Melihat artikel tentang manipulasi membuat saya banyak berpikir tentang masa lalu,” lanjutnya. “Aku juga berpikir tentang bagaimana orang-orang di sekelilingku terluka dan menangis serta tersenyum pada rangkingku, dan aku marah karena banyak alasan.”

Diketahui di “Produce 101 Season 2,” Jung Dong Soo mendapatkan posisi kedua di Vocal Battle. Namun ia tereliminasi di ronde Top 35 dengan ranking 36. Pada saat pengumuman eliminasi, mantan trainee tersebut menangis sembari menyebut ini merupakan kesempatan terakhirnya menjadi idol. “Semuanya mengecewakan karena ini adalah upaya terakhir saya untuk menjadi idol.”

“Saya tidak tahu apakah peringkat saya yang sebenarnya rendah atau tinggi, tetapi satu hal yang saya yakini adalah bahwa ada banyak peserta pelatihan yang pergi ke acara itu sepenuhnya dengan tulus. Itu hal yang paling mengecewakan. Kami semua benar-benar melakukan yang terbaik, jadi itu sebabnya laporan ini bahkan lebih mengejutkan.”

Sebelumnya diberitakan bahwa ranking di serie “Produce 101” semuanya dimanipulasi.

Comments

Loading...