Minggu, Januari 23, 2022

Latest Posts

Review Album TWICE ‘Formula of Love: O+T=<3': Percampuran Manis Berbagai Genre Musik

2021 sepertinya menjadi tahun yang sibuk untuk TWICE. Tidak lama setelah merilis single berbahasa Inggris pertama, “The Feels,” girl group papan atas besutan JYP Entertainment tersebut kembali dengan studio album terbaru. Album TWICE ‘Formula of Love: O+T=<3’ kali ini menghadirkan berbagai genre berbeda untuk title track hingga b-side.

Album TWICE ‘Formula of Love: O+T=<3’ dirilis pada 12 November kemarin. Album studio ketiga TWICE ini pun mencatatkan rekor demi rekor. Bahkan sejak sebelum dirilis dengan angka pre-order yang fantastis.

Tracklist ‘Formula of Love: O+T=<3’:

1. SCIENTIST
2. MOONLIGHT
3. ICON
4. CRUEL
5. REAL YOU
6. F.I.L.A (Fall In Love Again)
7. LAST WALTZ
8. ESPRESSO
9. REWIND
10. CACTUS
11. PUSH & PULL (JIHYO, SANA, DAHYUN)
12. HELLO (NAYEON, MOMO, CHAEYOUNG)
13. 1, 3, 2 (JEONGYEON, MINA, TZUYU)
14. CANDY
15. The Feels
16. SCIENTIST – R3HAB Remix

“SCIENTIST” menjadi lagu pembuka sekaligus title track. Sebagai title track, “SCIENTIST” memang cukup berhasil memberikan gambaran untuk arah album secara keseluruhan. Namun bila dibandingkan dengan title track dari rilisan sebelumnya maka “SCIENTIST” jelas kehilangan sentuhan magis khas TWICE.

Lagu ini mengusung irama pop yang begitu kental. Radio friendly yang seakan memang menargetkan lagu ini untuk diputar di banyak segmen radio. Tidak ada yang salah untuk hal ini. Namun sayangnya “SCIENTIST” kehilangan sisi keunikannya. Membuat lagu ini tidak ubahnya penggabungan beberapa hits dari Top 40s.

TWICE juga kehilangan segi catchy dan adiktif yang memikat seperti halnya di title track mereka lainnya. Meski apik dan memiliki melodi manis pada chorus, “SCIENTIST” malangnya mudah dilupakan.

Untungnya b-side track di album ini memiliki nilai lebih ketimbang title track-nya. “MOONLIGHT” memiliki irama funky pop yang mengajak pendengarnya berdansa di bawah sinar rembulan. Lagu ini sangat kaya akan keunikan dari TWICE. Mulai dari harmonisasi vokal, melodi pada chorus yang adiktif, hingga kesan playful yang biasanya disisipkan dalam rilisan bubblegum pop mereka.

Tempo sedang namun energetik menjadi landasan untuk track berikutnya. “ICON” menjadi rilisan yang tidak biasa dari TWICE. Dimana girl group ini lebih sering meluncurkan lagu-lagu di genre pop ketimbang musik energetik nan powerful seperti track satu ini.

Semua rumor dan cibiran tentang kemampuan vokal TWICE dipunahkan dengan track “CRUEL” berikutnya. Penggunaan falseto bernada tinggi mengiringi dentuman suara bass di latar belakang menjadikan lagu ini salah satu track paling adiktif.

Meski awalnya mengusung irama balada, “CRUEL” langsung berbalik menjadi nada-nada riang dance pop di verse berikutnya. Satu lagi genre yang cukup tidak terduga di album TWICE ‘Formula of Love: O+T=<3’.

“REAL YOU” juga masih menggunakan formula dance pop yang memaksa pendengar untuk mau tidak mau turut menggoyangkan badan. Selain itu TWICE juga lagi-lagi memperlihatkan kemampuan vokal dengan warna suara yang begitu indah di lagu ini.

Album ketiga dari TWICE ini jelas mengusung beragam genre berbeda. Setelah synth pop dan dance pop, TWICE kembali membawa irama disco dan funk ke dalam “F.I.L.A (Fall In Love Again).” Sayangnya, “LAST WALTZ” justru tidak mengadopsi irama waltz ke dalamnya. Lagu ini justru hadir dalam irama musik pop yang simple dan manis. Indah dalam kesederhanaannya.

Diantara sederetan genre yang dihadirkan TWICE melalui album ini, R&B tidak ketinggalan. “REWIND” menyeruak dengan irama downtempo dan beat klasik R&B. Perpindahan yang tidak terduga setelah lagu-lagu uptempo dan midtempo sebelumnya.

Sedangkan “CACTUS” menantang TWICE untuk memperlihatkan harmonisasi vokal mereka bersama iringan musik rock yang kental. Satu genre yang sama sekali tidak terduga dan memperlihatkan versatile mereka secara musikalitas.

Album TWICE ‘Formula of Love: O+T=<3’ juga menghadirkan 3 lagu yang dibawakan dalam subunit. Masing-masing unit menunjukan bagaimana mereka saling berharmonisasi bersama melodi dan genre berbeda-beda. Sekali lagi membuktikan bagaimana TWICE tidak hanya mampu merilis lagu-lagu di “zona aman” dengan irama bubblegum pop yang familiar. ‘Formula of Love: O+T=<3’ menjadi buktinya.

Latest Posts

Don't Miss