OUR NETWORK

Review Album TXT – ‘The Dream Chapter: MAGIC’, Persimpangan Antara Tema Lugu dan Dewasa

Rookie boy group besutan Big Hit Entertainment ini akhirnya kembali dengan album baru setelah debut. ‘The Dream Chapter: MAGIC’ menjadi comeback pertama untuk TXT sekaligus juga memastikan nama mereka sebagai salah satu boy group yang dipertimbangkan. Baik itu secara musikal, sampai pencapaian.

‘The Dream Chapter: MAGIC’ terbukti dinantikan oleh penggemar setelah berhasil menempati peringkat teratas iTunes di 25 negara. Selain juga mencatat angka penjualan album yang memuaskan.

Tracklist ‘The Dream Chapter: MAGIC’:

  1. New Rules
  2. 9 and Three Quarters (Run Away) *Title
  3. Roller Coaster
  4. Poppin’ Star
  5. Can’t We Just Leave The Monster Alive?
  6. Magic Island
  7. 20cm
  8. Angel Or Devil

Berada di bayang-bayang sang group senior dari agensi yang sama, BTS, TXT terbilang berhasil memperlihatkan “suara” berbeda. ‘The Dream Chapter: MAGIC’ terdiri dari 8 track dengan genre, sampai tema yang bukan hanya berbeda dari BTS. Melainkan juga dari sederet group KPOP mainstream lain.

“New Rules” mungkin tak terlalu mencuri perhatian sebagai track. Namun menempatkan “New Rules” sebagai intro di awal album, sebelum membawa pendengar masuk ke title track “Run Away” menjadi pilihan yang cukup apik.

Title track di album ini memiliki judul dalam bahasa Korea yang berarti “Waiting for You at Platform 9 and ¾”. Tema dari track dengan synth-pop ini sendiri merayakan keriangan saat bersama dengan teman. Sederhana? Ya, tema yang diusung oleh TXT memang kental memperlihatkan sisi kekanak-kanakan serta lugu. Track utama mereka “Run Away” merupakan salah satunya.

In those times, when tears come
Hold my hand tight, shall we run away?
In the hidden Platform of 9 and 3/4
We can only get through if we’re together

Track berikutnya “Roller Coaster” pun seakan menjadi sambungan yang pas untuk “New Rules” dan “Run Away”. Tiga kesatuan yang terdengar manis dengan genre sampai tempo yang tak jauh berbeda satu sama lain.

“Popping Star,” kembali membawa pendengarnya ke lirik yang penuh keluguan di masa kanak-kanak sampai remaja. Kali ini mengenai kebosanan dengan kegiatan sehari-hari yang terus berulang.

Comments

Loading...