OUR NETWORK

4 Idol Ini Beberkan Pernah Alami Mistreatment di Cube Ent

foto via Koreaboo

Sebagai salah satu agensi hiburan di Korea Selatan, Cube Ent memiliki beberapa skandal tersendiri. Salah satunya sederet pengakuan para idol yang mengalami mistreatment maupun mismanagement di agensi tersebut.

Tidak kurang ada 4 idol yang pernah membeberkan mistreatment dan mismanagement yang mereka alami di Cube Ent. Dari 4 orang idol tersebut, 3 diantaranya sudah memutus kontrak dengan agensi. Sedangkan 1 idol lain masih berusaha untuk membatalkan kontrak yang dimiliki.

Berikut pengakuan para idol tersebut mengenai agensi Cube Entertainment.

  1. Mantan Member CLC, Elkie

foto via Koreaboo

Mantan member girl group CLC ini membeberkan dalam wawancara dengan koran dari Hongkong, Mingpao mengenai mistreatment dan mismanagement di Cube Entertainment. Elkie menyebut ada beberapa alasan hingga dirinya keluar dari CLC dan memutus kontrak dengan agensi.

Elkie membeberkan bahwa ada komposer dari agensi yang mempengaruhi keadaan mentalnya. Disebutkan Elkie, sang komposer menyebutnya “sangat bodoh” dan “tidak berguna”. Selain itu jadwal latihan yang ekstrim juga sangat berpengaruh. Ia mengingat pernah menari selama 16 jam penuh.

foto via Koreaboo

Keputusan untuk keluar dari CLC dipicu pula dengan hilangnya kesempatan untuk sukses. Salah satunya ketika Cube Ent memberikan lagu hits “La Vie en Rose” yang awalnya untuk CLC kepada IZ*ONE. Sedangkan CLC merilis “NO” yang tidak menyamai sukses “La Vie en Rose.”

“Lagu dan kesempatan yang seharusnya milik kita diberikan kepada orang lain,” ujar Elkie, “situasinya sungguh sangat tidak ada harapan.”

“Kami bertujuh bekerja keras, namun agensi mengambil kesempatan kami. Saya pikir agensi sudah kelewatan dan saya sangat kecewa.”

Ia menambahkan CLC pun jarang memiliki rilisan baru. Hingga ia merasa tidak ada gunanya bertahan dalam grup.

  1. Hyuna dan Dawn

foto via Koreaboo

Skandal mistreatment dan mismanagement paling menghebohkan di Cube Entertainment berkaitan dengan Hyuna dan Dawn. Keduanya merupakan mantan soloist dan idol dari agensi tersebut.

Pada tahun 2017, HyunA dan E’Dawn dari  boy grup PENTAGON terungkap berhubungan. Keduanya yang merupakan member group Triple H pun dibeberkan sudah berhubungan selama 2 tahun.

foto via Koreaboo

Kabar yang awalnya dibantah oleh agensi tersebut akhirnya dikonfirmasi sendiri oleh HyunA; yang berakhir dengan kontrak keduanya dibatalkan. Mengenaskannya, baik HyunA dan Dawn mengetahui mengenai hal tersebut dari pemberitaan media.

Melalui surat yang ditulis tangan, Hyuna membeberkan perlakuan tidak adil Cube Ent. Meski dirinya sudah menunjukan kesetiaan bahkan menjadi salah satu idol sukses dari agensi.

foto via Koreaboo

Hyuna menyebut setelah kabar tentang hubungannya dan Dawn berhembus di media, Cube Ent membatalkan jadwal kegiatannya. Agensi juga secara sepihak membatalkan kontrak tanpa memberitahunya lebih dulu.

Ia menjelaskan bahwa agensi awalnya mengatakan akan menggelar rapat dengan pemegang saham mengenai skandal hubungannya. Hasil dari rapat tersebut akan diberitahukan pada Hyuna. Sayangnya sang idol tidak pernah mendapatkan kabar apapun tentang rapat tersebut.

foto via Koreaboo

Selama 2 bulan menunggu, kesehatan Hyuna banyak terganggu. Hingga akhirnya ia mendengar dari media bahwa kontraknya justru sudah diputus.

  1. Lai Guanlin

foto via Koreaboo

Meraih sukses melalui survival show “Produce 101 Season 2” hingga debut bersama Wanna One, karir Lai Guanlin justru mengalami penurunan. Pada 2019 silam, idol yang juga pernah tergabung dalam duo Wooseok x Kuanlin ini meminta pembatalan kontrak secara legal dari agensi.

Melalui perwakilan hukumnya, Guanlin menyebut bahwa Cube Ent menjual hak promosinya di Cina kepada pihak ketiga. Hal tersebut diklaim dilakukan tanpa sepengetahuan Guanlin.

Disisi lain, agensi bersikeras tidak melakukan pelanggaran kontrak apapun.

foto via Koreaboo

Pengacara Lai Guanlin menyatakan pula bahwa agensi menyetujui jadwal yang saling tumpang tindih tanpa persetujuan sang idol. Sehingga mempengaruhi image-nya di industri hiburan Cina.

Permintaan pembatalan kontrak ditolak oleh Seoul Central District Court. Meski begitu pihak Lai Guanlin berusaha mengajukan banding untuk membatalkan kontrak eksklusif dengan sang agensi.

Sumber: Koreaboo

Comments

Loading...