OUR NETWORK
Jumat, Agustus 23, 2019
OUR NETWORK

Film The Fortress dan Cekcok yang Terjadi Saat Perang di Masa Lalu

foto via hancinema.net

Ada banyak terjadi di masa lalu yang nggak diketahui oleh publik. Informasi yang ada di buku sejarah nggak cukup banyak untuk dijadikan sumber. Apalagi saat peperangan terjadi. Keadaan kacau balau yang terjadi kadang perlu untuk diulas. Seperti proses yang dilewati saat perang terjadi, misalnya. Kisah ini diceritakan di film berjudul The Fortress.

Rilis pada Oktober 2017 lalu, film The Fortress garapan sutradara Hwang Dong Hyuk ini fokus pada hal yang sering nggak di-highlight di film kolosal. Perang. Nggak sekedar persoalan menang atau kalah, selama 139 penonton akan dibuat paham tentang apa saja permasalahan yang dialami oleh panglima dan pasuka perang yang ada di lapangan.

Lee Byung Hun sebagai Choi Myung Kil

foto via hancinema.net

Kum Yun Seok sebagai Kim Sang Hun

foto via hancinema.net

Park Hae Il sebagai Raja Injo

foto via hancinema.net

Mengambil latar pada 1636, saat itu dikisahkan bahwa Dinasti Joseon bersiap untuk perang melawan Dinasti Qing dari Tiongkok. Diperintah oleh Raja Injo, sang penguasa ini pun mengutus dua orang penting untuk ikut dikirim ke pinggir hutan. Ada Choi Myung Kil yang bertugas sebagai negosiator dan Kim Sang Hun sebagai panglima perang.

foto via hancinema.net

Bersama dengan ratusan pasukan, Myung Kil dan Sang Hun pun bersiap siaga di titik yang sudah ditentukan. Dianggap strategis dan bisa menyerang musuh dengan mudah, para pasukan bergantian untuk berjaga. Karena biaya yang nggak banyak, ternyata para pasukan diberi makan seadanya. Bahkan mendekati sangat kurang dan nggak layak.

foto via hancinema.net

Di saat ini, Sang Hun berusaha meminta kemurahan hati sang raja untuk mendukung pasukan yang mempertaruhkan nyawanya di hutan. Dengan drama cekcok dan saling sindir, pada akhirnya pada tentara mendapatkan apa yang diharapkan.

foto via hancinema.net

Tidak lama kemudian, pasukan dari Dinasti Qing tiba-tiba menyerang pertahanan Joseon di hutan. Kehilangan banyak pasukan karena mati dilibas pedang oleh musuh, Myung Kil memulai perannya untuk bernegosiasi dengan panglima perang Kerajaan Qing.

foto via hancinema.net

Pihak musuh meminta dan menuntut banyak hal kepada Joseon. Hal ini membuat Myung Kil harus bolak-balik bertemu dengan raja dan memutar otak untuk mencari jalan keluar yang nggak merugikan Joseon. Setelah rundingan yang alot, perang tetap terjadi.

foto via hancinema.net

Kehilangan banyak nyawa warga sipil, tentu membuat Joseon sempat terpuruk. Pasukan dari Qing yang menemukan celah untuk mengalahkan Joseon pun memberikan serangan bertubi-tubi. Pada akhirnya, siapakah yang menjadi pemenang dalam perang yang terjadi di hutan ini? Apakah pertahanan Korea berhasil dikoyak pada saaat itu?

Comments

Loading...