Rabu, Desember 8, 2021

Latest Posts

Review Album SEVENTEEN ‘Attaca’: Kembalinya Sang Rockstar

Album SEVENTEEN ‘Attaca’ menghadirkan konsep sexy idol rocker yang begitu kental. Boy group ternama ini mengedepankan melodi dengan elemen rock dalam instrumen yang menjadikan rilisan mereka begitu menarik.

Konsep rock bukan hal baru untuk SEVENTEEN. Dalam beberapa tahun terakhir, rilisan boy group besutan Pledis Entertainment ini seolah menegaskan diri mereka sebagai sang rockstar. Meski belum sepenuhnya meninggalkan musik pop yang membesarkan namanya, hadirnya instrumen rock dalam rilisan SEVENTEEN menjadi angin segar.

Tracklist Album SEVENTEEN ‘Attaca’:

  1. To You
  2. Rock With You
  3. Crush
  4. PANG!
  5. Imperfect Love
  6. I Can’t Run Away
  7. 2 MINUS 1 – Bonus Track

Mini album kesembilan dari SEVENTEEN ini hadir dengan total 7 track, termasuk bonus track sebagai lagu terakhir. Meski mengusung konsep rock, dengan title track yang mengedepankan genre yang sama, namun masing-masing track mencampurkan beberapa genre berbeda. Mulai dari musik pop khas K-pop group hingga upbeat and high tempo track.

“To You” hadir sebagai track pembuka. Lagu ini mengedepankan irama pop alternatif dengan sedikit sentuhan musik rock. Tidak saja unik dari segi percampuran beberapa genre, sebagai track pembuka pun “To You” seakan menjanjikan kejutan manis untuk pendengar di track sebelumnya.

Keunikan “To You” terdengar begitu lengkap ketika bergeser ke track berikutnya. “Rock With You” yang merupakan title track seakan berkesinambungan dengan “To You” yang menjadi lagu pembuka.

Satu keunikan lain yang membuat mini album SEVENTEEN ‘Attaca’ ini makin menarik.

Seperti judulnya, “Rock With You” hadir dengan irama musik rock yang begitu kental. Dari musik outro hingga verse chrous terakhir, SEVENTEEN berhasil mempertahankan spirit tinggi untuk track ini.

Sisi apik lain dari “Rock With You” terletak pada keseimbangan pembagian line untuk masing-masing member. Harus diakui dengan 13 orang member, akan cukup sulit membagi line untuk lagu sepanjang 4 menit.

Namun SEVENTEEN tidak saja membuktikan bahwa pembagian line yang seimbang sangat mungkin. Melainkan juga bagaimana setiap line sangat cocok dan pas untuk masing-masing member. Mulai dari karakter, vibe, hingga vokal terdengar begitu sempurna.

Sang rockstar menjelma menjadi K-pop group “biasa” dengan “Crush.” Lyric dengan boyish vibe ini terdengar out of place setelah track epik “Rock With You”. Walau sedikit mengingatkan pada rilisan SEVENTEEN di awal karirnya, “Crush” tidak terdengar spesial dan memiliki progresi mudah ditebak.

 

Di sisi lain, “PANG!” terdengar seakan tamparan keras ke wajah. Lagu ini memiliki chorus adiktif dengan “noise” instrumental yang begitu catchy. Permainan vokal dan harmonisasi menjadi kekuatan utama.

Meski awalnya cukup membingungkan, namun lagu ini cukup adiktif hingga membuat terngiang-ngiang. Terutama pada bagian chorus.

SEVENTEEN menghadirkan lagu pop lain dalam albumnya. “Imperfect Love” mengedepankan irama pop mid tempo dengan progresi apik. Daya tarik lagu ini lagi-lagi terletak pada vokal dan harmonisasi dari para vokalis SEVENTEEN.

Album rock tentu belum lengkap tanpa adanya live band. “I Can’t Run Away” mengedepankan irama akustik dengan live band, yang diaransemen begitu memuaskan. Lagi-lagi, vokalis SEVENTEEN mencuri spotlight dengan harmonisasi mereka.

Meskipun tidak bisa disangkal sangat apik, permainan vokal yang dihadirkan terdengar repetitif. Seolah tidak ada kesegaran baru dari setiap track.

Bonus track “2 MINUS 1” merupakan track berbahasa Inggris yang menjadi pamungkas album ini. Mengusung aransemen yang cukup sederhana, SEVENTEEN menyuguhkan irama punk-pop yang adiktif. Cukup memuaskan sebagai track penutup.

Album SEVENTEEN ‘Attaca’ memang mengusung konsep rock dan menandai kembalinya sang rockstar. Meski terdapat lebih banyak genre berpadu dalam album ini.

Latest Posts

Don't Miss